HomeIndonesian

KOMIK ‘WHEN I WAS A KID’ SERI KETIGA KARYA PENULIS ASAL MALAYSIA DINILAI MENDISKREDITKAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

KOMIK ‘WHEN I WAS A KID’ SERI KETIGA KARYA PENULIS ASAL MALAYSIA DINILAI MENDISKREDITKAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

VERRELL BRAMASTA BERENCANA PENSIUN DINI DARI DUNIA KEARTISAN, HENDAK TERJUN KE DUNIA POLITIK
JAKARTA MASUK PERINGKAT 18 DALAM KATEGORI KOTA PALING BAHAGIA VERSI TIME OUT 
REMAJA PRIA USIA 15 THN MAIN PETAK UMPET DI BANGLADESH, TERJEBAK DALAM KONTAINER SAMPAI MALAYSIA

Dilansir dari portal berkeadilan.com di Malaysia terdapat sebuah komik bertajuk ‘When I Was A Kid’ edisi ketiga karangan penulis berkebangsaan Malaysia kelahiran Singapura Cheeming Boey ditemukan memiliki konten sensitif – tepatnya pada halaman 154 – yang diduga telah mendiskreditkan pekerja migran Indonesia (PMI). 

Dalam cerita tersebut, ayah sang penulis memperkenalkannya kepada seorang pembantu asal Indonesia yang sedang memanjat pohon dan mengatakan bahwa kecepatan memanjat sang pembantu menyerupai kemampuan seekor monyet memanjat pohon. 

Buku yang dimaksud diterbitkan pertama kali pada 2014 dan masih terus diterbitkan sampai pada tahun 2022. Sekalipun pemerintah Malaysia baru-baru ini mengeluarkan larangan melanjutkan penerbitan edisi yang dimaksud, buku tersebut kabarnya masih dapat ditemukan di toko-toko buku terkemuka di Malaysia. 

Sang penulis yang berusia 45 tahun dan sekarang telah menetap di Amerika Serikat mengatakan, karya tulisnya tidak bermaksud untuk mendiskreditkan PMI. Namun demikian, dia meminta maaf apabila ada pihak-pihak yang merasa disakiti oleh karena kesalah-pahaman dari karyanya tersebut, menurut laporan berbagai media. (Pandu Tirtayasa) 

Foto: Instagram/@iamboey

COMMENTS

DISQUS: 0