HomeIndonesian

WAKIL MENTERI PARIWISATA NYATAKAN BUDAYA PACU JALUR RESMI MILIK INDONESIA

WAKIL MENTERI PARIWISATA NYATAKAN BUDAYA PACU JALUR RESMI MILIK INDONESIA

MENPORA BAWA PENCAK SILAT KE KANCAH DUNIA MELALUI PBB DAN OLIMPIADE
9 ORANG TERDUGA PELAKU DIAMANKAN DI POLDA SUMBAR ATAS PERUSAKAN RUMAH DOA DAN TEMPAT PENDIDIKAN KRISTEN DI PADANG
LOKASI BEKAS PABRIK PETASAN IEC LONG DI TAIPA TELAH DIBUKA 

Budaya Pacu Jalur belakangan ini ramai diperdebatkan oleh warganet terkait kepemilikannya, antara Indonesia dan Malaysia, dengan Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa menekankan belum lama ini bahwa sejak 2015 lalu Pacu Jalur telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritage) menurut SK Nomor 186/M/2015 yang dikeluarkan Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan RI, berdasarkan laporan sejumlah media di Indonesia. 

Juga dieja sebagai Pachu Jalugh atau Patjoe Djaloer, budaya Pacu Jalur yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, adalah sebuah festival perlombaan tradisional mendayung perahu, sampan atau kano yang terbuat dari kayu gelondongan utuh yang dibentuk menjadi perahu khas Rantau Kuantan. 

Perlombaan yang dimaksud diadakan setiap tahunnya di bulan Agustus, berlokasi di Sungai Batang Kuantan, sebagai rangkaian acara tahunan Festival Pacu Jalur, yang telah diadakan selama ratusan tahun.

Bukan sekedar lomba, Festival Pacu Jalur merupakan simbol identitas kebersamaan dan kebudayaan di tengah-tengah masyarakat Riau. 

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono telah menanggapi isu klaim budaya Pacu Jalur oleh warganet Malaysia bahwa hal tersebut adalah kesalahpahaman yang disebabkan banyaknya orang Indonesia yang pada zaman sebelum kemerdekaan dulu bermigrasi ke Malaysia dengan membawa budayanya masing-masing, sehingga banyak nenek moyang orang Malaysia yang sebenarnya berasal dari Indonesia. 

Selain itu, ada kemiripan nama tempat seperti Sungai Kuantan di Pahang, Malaysia dengan Kabupaten Kuantan di Indonesia. 

Hermono menjelaskan sampai saat ini belum ada klaim dari pemerintah Malaysia bahwa kebudayaan Pacu Jalur adalah milik Malaysia, berdasarkan laporan berbagai media. (Pandu Tirtayasa). 

Gambar: Laporan berita Kompas.com 

COMMENTS

DISQUS: 0