HomeIndonesian

PRESENTER METRO TV VALENTINUS RESA DISOMASI KARENA GAYA PENYAMPAIAN BERITA LUCU YANG DINILAI DAPAT MENURUNKAN KUALITAS JURNALISME INDONESIA

PRESENTER METRO TV VALENTINUS RESA DISOMASI KARENA GAYA PENYAMPAIAN BERITA LUCU YANG DINILAI DAPAT MENURUNKAN KUALITAS JURNALISME INDONESIA

RAFAEL ALUN TRISAMBODO TERINDIKASI CUCI UANG SELAMA 10 TAHUN, PEJABAT BEA CUKAI YOGYA MENYUSUL DIBEBASTUGASKAN DARI JABATAN TERKAIT GAYA HIDUP MEWAH 
TB HASANUDDIN: LETKOL TEDDY MENJABAT SEKRETARIS KABINET MERAH PUTIH DENGAN STATUS AKTIF PRAJURIT TNI LANGGAR UU 
NGOBROL: DUA PENDUDUK MAKAU BICARA TENTANG LEBARAN DI INDONESIA

Valentinus Resa presenter berita Metro TV yang juga merupakan lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta belakangan menjadi perhatian masyarakat Indonesia pasca dirinya menerima somasi yang dilayangkan oleh salah satu organisasi masyarakat (ormas) bernama Perisai Kebenaran Nasional pada awal awal bulan ini, dengan alasan ormas tersebut merasa cara Valentinus dalam menyampaikan berita terlalu satir dan jenaka dan tidak sesuai dengan etika jurnalistik, serta hal tersebut dianggap dapat berakibat pada menurunnya kualitas jurnalisme nasional. 

“Kami khawatir masyarakat mendapat pesan yang salah dari cara penyampaian yang cenderung satir dan mengandung unsur humor”, ujar ketua ormas Perisai Kebangkitan Bangsa pada 10 April lalu sebagaimana diberitakan sejumlah media di Indonesia. 

Valentinus yang sudah lama berkecimpung sebagai jurnalis ini banyak menerima dukungan yang nampak dari pengikutnya di Instagram yang meningkat secara drastis dari 56 ribu ke 79 ribu dalam waktu dua hari setelah somasi ini muncul dan menjadi perhatian publik. 

Dukungan pasca munculnya kabar perihal somasi yang ditujukan kepada Valentinus ini juga dapat terlihat dari banyaknya pendapat masyarakat khususnya generasi muda yang menilai gaya penyampaian Valentinus tersebut out of the box, ada sentilan-sentilan ringan dan komentar-komentar lucu dalam penyampaian berita dinilai fresh dan merupakan cara mendekatkan berita kepada pemirsa yang lebih luas di era digital. 

Wakil ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni yang juga merupakan seorang politikus yang ada di bawah partai Nasional Demokrasi (NasDem) pun merasa heran dengan somasi yang dilayangkan ormas Perisai Kebenaran Nasional kepada Valentinus Resa tersebut yang dinilai tidak masuk akal. 

Menurut Sahroni, Valentinus ini berasal dari kantor berita yang kredibel, isi beritanya baik, tidak hoaks, SARA, ataupun menghina individu lain. Menurut Sahroni cara penyampaian berita Valentinus juga merupakan kreativitas dalam jurnalistik. Sahroni pun menyatakan siap pasang badan apabila Valentinus Resa harus berhadapan dengan hukum, dikutip dari beberapa media digital. 

Sahroni juga menyampaikan bahwa pensomasian merupakan bentuk dari upaya penekanan terhadap pers. “Saya juga ingatkan jangan jadikan sosmasi cara untuk menekan pers. Pers itu di Indonesia dilindungi oleh undang-undang kerjanya. Lagi pula kenyataannya banyak yang bilang kreatif dan informatif, masyarakat banyak yang suka, jadi gak usah lebay dan over act begitu,” ungkap-nya. (Pandu Tirtayasa) 

Gambar: Tangkapan layar Metro TV

COMMENTS

DISQUS: