Seorang anggota DPRD Sumatera Utara bernama Megawati Zebua harus mengalami gagal terbang dari Bandara Gunungsitoli menuju Bandara Kualanamu lepas dirinya terlibat cekcok dengan pramugari maskapai Wings Air pada 13 April lalu.
Akibat insiden tersebut Megawati harus gagal terbang dan biaya tiket pada hari itu pun hangus, dan ia harus melanjutkan penerbangannya keesokan harinya. Megawati juga membantah bahwa dirinya sempat melakukan aksi mencekik pramugari Wings Air pada kejadian itu.
“Saya hanya menyuruh pramugarinya untuk bergeser. Supaya penumpang yang lain bisa masuk,” ujarnya. Namun demikian, terlihat jelas tangan yang bersangkutan mendekati leher sang pramugari yang langsung terlihat kaget dalam video rekaman insiden yang dimaksud, yang sekarang telah menjadi viral.
Megawati menjelaskan bahwa pada waktu kejadian ia hanya ingin membantu seorang penumpang lain, seorang pria lanjut usia, yang ingin transit ke Padang agar tas-nya tidak dimasukkan ke bagasi dengan meminta bantuan dari pramugari tersebut dengan dalih menunggu bagasi bisa memakan waktu 1 jam dan ditakutkan nanti tiket Bapak tersebut hangus.
Namun permintaannya ditolak oleh pramugari tersebut karena tas itu sudah berlabel bagasi dan tidak dapat dibawa masuk ke kabin.
Pihak Wings Air melalui Corporate Communications Strategic nya, Danang Mandala Prihantoro, menyatakan penumpang atas nama Megawati Zebua dengan nomor bangku 19F telah melakukan tindakan pelanggaran dengan membawa koper yang sudah diberi label bagasi ke kabin pesawat. Megawati juga bersikap tidak kooperatif, menolak instruksi, dan berupaya melepaskan label bagasi meskipun telah dijelaskan secara persuasif.
“Saat dilakukan pendekatan lanjutan, pelanggan (MZ) justru melakukan tindakan fisik berupa dorongan dan cekikan terhadap salah satu pramugari,” tutur Danang. Sementara itu, Megawati telah membantah tindakan mencekik yang dimaksud. (Pandu Tirtayasa)

COMMENTS