Terbilang kemarin, jumlah korban banjir di Bali meningkat sampai 16 orang meninggal dunia, sementara satu orang tercatat masih belum ditemukan, berdasarkan laporan sejumlah media di Indonesia.
Berdasarkan rincian data korban yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 10 korban meninggal ditemukan di Kota Denpasar, tiga orang di Kabupaten Gianyar, dua orang di Kabupaten Jembrana dan satu orang di Kabupaten Badung.
Banjir yang terjadi sejak Selasa, 10 September lalu disebabkan oleh cuaca ekstrem yang disertai curah hujan besar akibat gangguan gelombang ekuatorial Rossby, dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan curah hujan lebat mengguyur Bali lebih dari 24 jam, sebagaimana dilaporkan oleh beritabali.com. (Gilbert Humphrey)

COMMENTS