Ellyas Pical, seorang mantan petinju tanah air berusia 63 tahun, pernah mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan meraih gelar IBF kelas bantam Yunior (kelas super terbang) pada tahun 1980an. Banyak petinju dunia yang pernah dia hadapi sepanjang pengalamannya naik ring – diantaranya Chun Ju-do asal Korea Selatan, Wayne Mulholland asal Australia dan Caesar Polanco asal Republik Dominika.
Pasca menarik diri dari arena tinju setelah kalah dalam pertandingan melawan petinju asal Kolombia, Juan Polo Perez, di Amerika Serikat pada tahun 1989, Ellyas sempat bekerja sebagai petugas keamanan di sebuah tempat hiburan sebelum akhirnya ia mendapat kepercayaan untuk bekerja di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat sebagai asisten ketua umum pada masa kepemimpinan Ketua Umum KONI Agum Gumelar.
Atas dasar prestasi tinju Ellyas, Falcon Pictures bekerjasama dengan sutradara Herwin Novianto untuk membuat film serial biopic “Ellyas Pical” enam episode yang sudah resmi ditayangkan di platform Prime Video mulai 21 Maret kemarin, menampilkan dua episode pertama, dengan episode-episode selanjutnya akan dirilis dua episode setiap minggunya hingga 4 April mendatang.
“Sebagai pahlawan olahraga Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah dunia, kami yakin kisah hidupnya akan menjadi inspirasi bagi banyak orang,” demikian tutur Frederica, produser dari Falcon Pictures.
Serial “Ellyas Pical” ini menampilkan Denny Sumargo yang berperan sebagai Ellyas Pical, serta deretan aktor dan aktris kenamaan Indonesia lainnya seperti Christine Hakim, Della Dartyan, Darius Sinathrya, Donny Alamsyah, Alfie Alfandy dan almarhum Yayu Unru, sementara penulis skenario serial ini adalah Alim Sudio.
Serial ini juga mengeksplorasi sisi lain dari Ellyas Pical di luar arena tinju, termasuk lika-liku kehidupan pribadinya mulai dari masa kecil hingga perjuangannya menjadi petinju profesional.
Lorinly Pical, salah seorang dari dua putera Ellyas, memberitahukan Good News Macau bahwa serial biopik sang ayah merupakan sebuah “penantian selama 10 tahun” yang akhirnya terwujud. “Papa senang karena sudah menunggu lama,” demikian ungkapnya. (Pandu Tirtayasa)
Gambar: Prime Video

COMMENTS