Sebuah video yang menampilkan seorang pengamen transpuan berinisial T berusia 33 tahun beredar di dunia digital baru-baru ini menampilkan sang pengamen transpuan tersebut mengamuk di sebuah apotek di kawasan Kembangan, Jakarta Barat pada 22 Januari lalu.
Adapun ia mengamuk bukan karena nominal yang didapat sedikit melainkan ia tidak mendapatkan sepeserpun uang ujar Amir Koordinator Pelayanan, Pengawasan, dan Perlindungan Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Barat. Bahkan ketika salah satu karyawan yang bekerja di apotek tersebut merekam aksinya, transpuan tersebut malah mempersilahkan karyawan tersebut untuk memviralkan video yang dimaksud, ujar Amir pada pada hari Minggu lalu, berdasarkan laporan sejumlah media di Indonesia.
Pada keesokan harinya setelah video tersebut diunggah, dan viral di dunia maya, sang pengamen kembali ke apotek tersebut pada pukul 13.00 WIB dan mengajukan protes kepada salah seorang karyawan yang ada disana, dan meminta agar videonya dihapus. T juga sempat mengambil ponsel pegawai tersebut dan mengancam akan menjualnya.
Sampai berita ini ditulis, polisi masih mencari keberadaan tersangka T yang juga diketahui sempat diamankan oleh Sudin Jakarta Barat beberapa kali atas kasus yang sama dan sempat menerima pelatihan keterampilan dari Sudin Jakarta Barat. (Pandu Tirtayasa)

COMMENTS