HomeIndonesian

PRESIDEN PRABOWO MULAI AGENDA KUNJUNGAN KENEGARAAN KE CINA

PRESIDEN PRABOWO MULAI AGENDA KUNJUNGAN KENEGARAAN KE CINA

PEMERINTAH RI PERBAHARUI EJAAN NAMA-NAMA NEGARA ASING SESUAI BAHASA INDONESIA, KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA AKAN DI UPDATE JUGA
SUHU UDARA DI MAKAU AKAN TURUN SAMPAI 15 DERAJAT BESOK DAN 13 DERAJAT DI TENGAH MINGGU
TIMNAS GARUDA DUDUKI POSISI TIGA BESAR REGIONAL ASIA TENGGARA VERSI RANGKING FIFA 2024 DAN RANGKING 125 DI DUNIA

Presiden RI Prabowo Subianto yang belum lama ini dilantik sebagai Presiden RI ke-8 pada 8-10 November kemarin melakukan kunjungan kenegaraan ke Cina. 

Ketibaan Prabowo di Bandara Internasional Beijing disambut sejumlah tokoh pemerintah setempat seperti Menteri Pertanian and Pedesaan Cina Han Jun, serta duta besar dari kedua belah pihak yakni Dubes Cina untuk Indonesia Wang Lutong dan Dubes Indonesia untuk Cina Djauhari Oratmangun. 

Dalam kunjungannya tersebut, Prabowo menekankan soal pentingnya kunjungan kenegaraan ini sebagai bentuk komitmen untuk mempererat persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Cina. 

Sang Presiden RI juga sempat bertemu dengan Perdana Menteri Cina Li Qiang. Dalam perjumpaan itu Prabowo menyebut sejumlah kontrak bisnis antara perusahaan-perusahaan asal Cina dan Indonesia yang akan segera ditandatangani dengan nilai investasi mencapai lebih dari 10 miliar dollar Amerika, dan ia berharap bahwa Investasi ini akan memperkuat kolaborasi antar korporasi kedua negara serta mendorong keterlibatan yang lebih mendalam antara masyarakat Indonesia dan Cina. 

Prabowo juga mengungkapkan keinginan Indonesia untuk mengirim lebih banyak pelajar ke institusi pendidikan tinggi di Cina dengan tujuan membangun generasi muda Indonesia yang terdidik dan mampu menghadapi tantangan global.

Selain itu, Prabowo juga bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping, dimana keduanya sepakat bahwa Cina dan Indonesia sama-sama merupakan negara berkembang utama, pasar berkembang, dan kekuatan penting di belahan bumi selatan. Kedepannya, kedua negara ini akan meneruskan tradisi kerja sama bilateral yang memberikan contoh tentang bagaimana negara-negara berkembang utama, menurut laporan sejumlah media di Indonesia. 

Hal lain yang dibicarakan termasuk rencana diadakannya Forum Media China-Indonesia serta undangan kepada Xi untuk kembali mengunjungi Indonesia. (Pandu Tirtayasa) 

Foto: Tangkapan layar laporan berita Kompas.com 

COMMENTS

DISQUS: 0