* Stop perundungan atau bullying!
Telah terjadi baru-baru ini tindakan perundungan atau bullying yang dilakukan oleh sejumlah siswa kelas 4 dan 5 SD berinisial M,D dan O kepada siswa kelas 3 SDN Jayamukti Subang, ARO (9), yang sempat dilarikan ke RSUD Ciereng namun akhirnya meninggal setelah mengalami koma selama 6 hari.
Syamsu Riza selaku Wadirut Pelayanan Medik Rumah Sakit yang dimaksud berkata, “Diagnosa awal terjadi pendarahan di otak, curiganya ke sana (benturan) kalo tidak ada kecurigaan lain. Belum bisa kita pastikan ada penyakit bawaan atau tidak, pemeriksaan belum kita lakukan karena pasien tidak stabil, sehingga kita tetap melakukan observasi, enggak ada luka di perut.”
Awal mula terungkapnya kasus perundungan ini adalah ketika korban mengalami muntah-muntah, hingga terjadi kondisi terburuknya dimana korban sudah tidak sanggup membuka mata, dan harus merangkak ketika berjalan barulah kemudian korban mengatakan bahwa dirinya sempat “di jedotin dan di tajong [ditendang]”, ungkap korban kepada Sarti saudaranya.
Kasus ini pun saat ini telah ditangani oleh pihak yang berwajib sementara kepala sekolah SDN Jayamukti Subang pun telah dinonaktifkan, berdasarkan laporan sejumlah media di Indonesia. (Pandu Tirtayasa)
Gambar: Sekolah Kita

COMMENTS