HomeIndonesian

ROMBONGAN KI AGENG GANJUR YOGYAKARTA BAWA BUDAYA INDONESIA DAN ISLAM DALAM ROADSHOW INTERNASIONAL DAN DIALOG LINTAS IMAN DI VATIKAN

ROMBONGAN KI AGENG GANJUR YOGYAKARTA BAWA BUDAYA INDONESIA DAN ISLAM DALAM ROADSHOW INTERNASIONAL DAN DIALOG LINTAS IMAN DI VATIKAN

GEMPA MAGNITUDO 6,6 GUNCANG TUBAN KEMARIN SORE 
PEMERINTAH KABUPATEN TANGERANG BATASI JAM OPERASIONAL USAHA KULINER SELAMA BULAN RAMADHAN – BARU BOLEH BUKA JAM 4 SORE
AIR MAKAU AKHIRNYA AKAN MEMULAI RUTE KE JAKARTA YANG TERTUNDA PADA 28 NOVEMBER

Gending Kebo Giro, sebuah kesenian khas Indonesia, dan Sholawat Badar salah satu kidung pujian umat Islam berkumandang di pelataran Basilika Santo Petrus Vatikan pada 4 Desember lalu sembari menantikan kehadiran Paus Fransiskus yang memang rutin setiap rabu menyempatkan diri untuk menjumpai umat yang hadir disana. 

Kegiatan ini dilakukan oleh Sanggar Ki Ageng Ganjur Yogyakarta yang diketuai oleh Dr Ngatawi Al Zastrouw, yang mengatakan tujuan mengadakan roadshow tersebut adalah misi dari Ki Ageng Ganjur Yogyakarta untuk melakukan dialog lintas iman yang ditempuh melalui jalur kebudayaan.

Pada pukul 10 pagi waktu setempat di hari yang dimaksud Paus Fransiskus keluar dan mengelilingi pelataran Basilika Santo Petrus. Setelah selesai beliau mempersilahkan Ki Ageng Ganjur untuk memainkan sebuah lagu sembari mengiringi Paus Fransiskus menuju mimbar Utama. Menanggapi ajakan tersebut Ki Ageng Ganjur membawakan lagu Heal The World. 

Setelah acara audiensi selesai, rombongan di panggil ke mimbar oleh Paus Fransiskus dan diajak berfoto bersama. Setelah itu mereka juga meminta izin untuk menyanyikan Sholawat Badar, dan permintaan tersebut pun disambut baik dan Paus mempersilahkan. Saat mendengar alunan itu, Paus mengacungkan kedua jempol dan melambaikan tangan. Beliau terlihat tersenyum sambil mengangguk-anggukan kepala mengikuti alunan, menurut laporan berbagai media di Indonesia. (Pandu Tirtayasa) 

Foto: Léonard Cotte

COMMENTS

DISQUS: 0