HomeIndonesian

PRESIDEN PRABOWO ANUGERAHKAN GELAR PAHLAWAN NASIONAL KEPADA DUA PENDAHULUNYA: SUHARTO DAN GUS DUR  

PRESIDEN PRABOWO ANUGERAHKAN GELAR PAHLAWAN NASIONAL KEPADA DUA PENDAHULUNYA: SUHARTO DAN GUS DUR  

PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI SEGERA CAIR, PEMERINTAH ANGGARKAN 30 TRILIUN UNTUK 140 JUTA PENERIMA
MENKEU BARU PURBAYA OPTIMIS INDONESIA BISA TIRU KEBERHASILAN EKONOMI KORSEL, SINGAPURA DAN CINA
PRESIDEN RI SETUJUI PERATURAN PEMERINTAH PERIHAL TARIF PELEPASAN STATUS WNI: 5 JUTA RUPIAH

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto belum lama ini memberikan gelar pahlawan nasional kepada 10 nama yang dianggap berjasa bagi Republik Indonesia dalam sebuah upacara khusus di Istana Negara Republik Indonesia di Jakarta. 

Pemberian gelar pahlawan nasional yang di maksud di tuangkan dalam Keppres Nomor 116/TK Tahun 2025. Diantara nama-nama yang diberikan gelar pahlawan nasional ada nama presiden kedua RI, yaitu H. M. Suharto yang ditempatkan sebagai pahlawan perjuangan, yang mana penghargaan yang dimaksud diterima oleh dua perwakilan keluarga Suharto yakni Bambang Trihatmodjo dan Siti Hardijanti Rukmana.

Adapun keputusan penganugerahan gelar tersebut kepada Suharto diambil berdasarkan dari kiprahnya yang dinilai menonjol sejak awal kemerdekaan, termasuk memimpin aksi pelucutan senjata pasukan Jepang di Kota Baru serta memperluas akses pendidikan dan menumpas pemberontakan pada masa awal Orde Baru. 

Ditetapkannya Suharto menjadi pahlawan nasional menuai penolakan dari beberapa masyarakat Indonesia, salah-satunya adalah putri Gus Dur yang secara pribadi menyatakan menolak Suharto diberikan gelar pahlawan nasional. 

“Apakah memang saya menolak atau menerima Pak Harto diberikan gelar pahlawan nasional. Itu jelas, saya menolak,” kata Anita dalam diskusi #SoehartoBukanPahlawan di Jakarta pada 8 November lalu, dilansir dari berbagai media.

Sementara itu, Gus Dur, yang bernama lengkap K. H. Abdurrahman Wahid, yang merupakan presiden RI keempat, juga menerima gelar pahlawan nasional dalam upacara yang sama, secara khusus di bidang perjuangan politik dan pendidikan Islam. 

Penghargaan diberikan presiden Prabowo kepada ahli waris Gus Dur yakni Sinta Nuriyah selaku istri Gus Dur. Dalam acara tersebut juga dibacakan peran jasa Gus Dur yang semasa hidupnya memperjuangkan kemanusiaan, demokrasi dan pluralisme di Tanah Air. (Pandu Tirtayasa)

Gambar: Wikipedia/Departemen Informasi RI, Kementerian Sekretariat Negara RI

COMMENTS

DISQUS: