Sebuah video yang beredar di kanal YouTube tentang seorang pedagang soto di Wonosobo yang kabarnya menggunakan organ tubuh mayat manusia untuk soto dagangannya telah menggemparkan warga sekitar, namun isu tersebut telah diklarifikasi oleh otoritas setempat sebagai hoaks belaka, berdasarkan laporan sejumlah media di Indonesia.
Dalam video YouTube yang dimaksud, penjual tersebut dikatakan telah menjalankan aksinya selama dua bulan. Adapun video itu telah diunggah ke YouTube sejak pertengahan Agustus lalu, dan sampai pada tanggal 5 September 2025 lalu telah ditonton sebanyak hampir 850 ribu kali. Tidak hanya di kanal YouTube saja, video yang dimaksud juga diunggah ke Facebook dengan judul “Wonosobo Gempar: Pemilik Warung Masak Mayat Mahasiswi, Jual Soto Selama Dua Bulan Tanpa Diketahui”.
Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam, diketahui bahwa video tersebut hanyalah fiktif belaka yang dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).
Dikutip dari berbagai sumber, pemilik kanal YouTube tersebut pun membenarkan bahwa pembuatan video yang dimaksud memanfaatkan AI. Keterangan tersebut dapat ditemukan di teks penyerta (Caption).
“Konten dibuat dengan bantuan AI, dan bertujuan untuk berbagi kisah nyata [rekayasa] yang bisa menginspirasi dan menemani hari-hari Anda,” demikian isi keterangan yang dibubuhkan pemilik konten.
Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui akun media sosial resminya menyatakan bahwa informasi soto mayat tersebut merupakan hoaks belaka. Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat juga mengajak masyarakat untuk lebih cerdas dan kritis dalam menyikapi informasi demikian. Ia juga menekankan bahwa pentingnya menjaga kondusifitas daerah di tengah situasi nasional yang sedang tidak stabil. (Pandu Tirtayasa)

COMMENTS