HomeIndonesian

KORBAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DI MYANMAR KEMBALI KE INDONESIA DISAMBUT MENLU DAN MENKOPOLHUKAM DI BANDARA SOEKARNO HATTA

KORBAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DI MYANMAR KEMBALI KE INDONESIA DISAMBUT MENLU DAN MENKOPOLHUKAM DI BANDARA SOEKARNO HATTA

KASUS JAMBRET MINTA DILINDUNGI HUKUM DINONAKTIFKAN, KUASA HUKUM DUA PENJAMBRET YANG TEWAS KECEWA 
SOPIR BUS BERNAMA SATIR TERIMA DONASI RP 100 JUTA DARI NETIZEN USAI BERI MAKAN 30 PENUMPANG SAAT LEBARAN
VIDEO PROMOSI PARIWISATA FILIPINA SERTAKAN PEMANDANGAN DI BALI DAN BEBERAPA TEMPAT LAIN DI DUNIA

Menteri Luar Negeri Sugianto bersama Menkopolkam Budi Gunawan menerima perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyambut kedatangan 554 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang  menjadi korban sindikat perdagangan orang online yang disekap di Myawaddy, Myanmar.

Diketahui modus operasional sindikat TPPO ini awalnya mereka mengiming-imingi para korban dengan gaji besar, namun pada nyatanya di sana para korban diancam akan dijual organnya, dipukul, disandra, dan disiksa. Paspor mereka ditahan, komunikasi dengan keluarga terputus, dan mereka bekerja dibawah paksaan dan tekanan. Apabila mereka berupaya kabur akan ditangkap dan disiksa dengan kejam, berdasarkan laporan sejumlah media di Indonesia. 

Pemerintah Indonesia membangun kerjasama intensif antara Kemenkopolkam, Kementerian Luar Negeri, Polri, serta otoritas Thailand dan Tiongkok untuk melakukan operasi tertutup lintas negara.  

Setibanya di Indonesia para korban dibawa ke wisma haji di Jakarta Timur dimana mereka tinggal selama tiga hari untuk mendapatkan bantuan logistik, layanan kesehatan dan juga pendampingan psikososial, serta sejumlah proses hukum. (Pandu Tirtayasa) 

Gambar: Tangkapan layar laporan berita Kompas 

COMMENTS

DISQUS: